Minggu, 16 Oktober 2011

Nainggolan

Nainggolan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Indonesia.
Nainggolan merupakan salah satu tempat tujuan wisata di Kabupaten Samosir. Daerah ini terkenal dengan berbagai situs budaya yang populer, seperti Batu Guru di Desa Harian (Pangaloan). Dibidang pendidikan Nainggolan mempunyai 2 unit SMP Negeri, 1 unit SMK Negeri. Ibu kota kecamatan Nainggolan adalah kota Nainggolan. Lama perjalanan dari Nainggolan ke ibu kota Kabupaten, yaitu Pangururan memerlukan waktu sekitar satu setengah jam.
Daerah ini juga memiliki sebuah rumah sakit HKBP yang sudah berdiri sejak zaman penjajahan yang cukup terkenal dan telah membantu banyak masyarakyat kecamatan Nainggolan.
Mata pencaharian penduduknya yang utama adalah petani, pedagang dan Pegawai Negeri Sipil.
Namun Nainggolan Bukan Hanya Nama Tempat Atau Nama Daerah.... Tetapi Nainggolan Juga merupakan Marga Yang Ada Dalam Masyarakat Batak Toba.
Nainggolan adalah salah satu marga Batak Toba. Silsilah mulai dari Si Raja Batak adalah : Si Raja Batak mempunyai 3 orang anak yaitu: Guru Tateabulan(Ilontungon), Raja Isumbaon dan Toga laut. Dari Garis keturunan Guru Tateabulan lahirlah 7 orang anak dan 1 boru, salah satunya ialah Tuan Sariburaja. Kemudian Tuan Sariburaja mempunyai 3 orang anak dari pernikahannya dengan adiknya sendiri yaitu si Boru Pareme, salah satu anaknya yaitu si Raja Lontung. Dan si Raja Lontung punya 7 orang dan 2 anak perempuan. Ketujuh anak laki-laki tersebut yaitu (1) Sinaga, (2) Situmorang, (3)Pandiangan, (4) Nainggolan, (5) Simatupang, (6) Aritonang dan (7) Siregar. Dan Kedua Anak Perempuan tersebut yaitu (1) Siboru Anakpandan yang menikah ke marga Sihombing (2) Siboru Panggabean yang menikah ke marga Simamora. Sering disebut Lontung si Sia Marina (7 anak & 2 boru), na pasiahon boruna Sihombing - Simamora.
Nainggolan mempunyai dua anak yaitu Si Batu dan Sihombar. Si Batu mempunyai dua anak yaitu Sibatuara dan Parhusip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar